Tentang Tuberkulosis
Tuberkulosis (TBC) adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
TBC menular melalui percikan dahak yang mengandung kuman TBC yang terpercik ke udara. Percikan terjadi saat pasien TBC tipe menular batuk dan bersin.
Gejala Utama
Batuk berdahak/tidak selama 2 minggu/lebih, namun pada orang HIV Positif, batuk sering kali bukan gejala TBC yang khas, sehinga gejala batuk tidak harus selalu selama 2 minggu/lebih.
Gejala Tambahan :
Temukan TBC
Jangan khawatir, yuk periksa TBC ke puskesmas. Jika kamu sakit TBC, segera lakukan pengobatan TBC sampai sembuh yaa.
Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan penyelesaian pengobatan hingga tuntas dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memastikan rumah mendapatkan sinar matahari dan ventilasi udara yang memadai, memakai masker, serta menerapkan etika batuk yang benar.
Yuk, sebarkan informasi ini ke orang-orang yang kamu sayangi!
Mulai SkriningMasih bingung soal TBC?
Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Penyakit Tuberkulosis (TBC)
Beberapa kondisi yang meningkatkan resiko seseorang tertular TBC
- Kontak erat dengan penderita TBC
- Tinggal di daerah padat penduduk, ventilasi rumah tidak bagus sehingga tidak ada pertukaran udara dan sinar matahari tidak masuk
- Berkumpul dengan banyak orang seperti di tempat kerja, asrama/pesantren, sekolah, panti dan lain-lain.
- Orang yang bekerja dengan bahan kimia yang beresiko menimbulkan paparan infeksi paru.
- Orang dengan penyakit HIV.
- Orang dengan penyakit Diabetes Melitus / kencing manis.
- Orang dengan status gizi rendah.
Mereka yang sedang dalam kondisi seperti diatas dan bergejala TBC, harus segera dirujuk ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan. Semakin cepat diperiksa, semakin cepat diobati jika terdiagnosis TBC
- Tahap Awal : Obat diminum setiap hari selama 2 bulan
- Tahap Lanjutan : Obat diminum 3 kali seminggu selama 4 bulan. Untuk beberapa kelompok pasien seperti pasien TBC-HIV, pasien pengobatan ulang dan pasien TBC yang dirawat di rumah sakit, obat diminum setiap hari
- Tahap Awal Obat diminum setiap hari selama 2 bulan
- Tahap Lanjutan Obat diminum setiap hari selama 4 bulan. Untuk menjamin kepatuhan minum obat, penderita TBC harus didampingi oleh PMO (Pengawas Menelan Obat) PMO dapat berasal dari keluarga penderita TBC, kerabat, tetangga atau kader kesehatan.
Pasien TBC
- Minum obat sesuai jadual sampai tuntas
- Patuhi jadual dan lama pengobatan
- Ikutilah anjuran dokter
- Jangan menghentikan pengobatan sendiri
- Jangan malu mengakui bahwa anda sakit
- Bila ingin pindah berobat mintalah surat rujukan
- Lakukan pengawasan minum obat pada pasien
- Jangan mengucilkan pasien TBC
- Upayakan gizi seimbang
- Lakukan pemeriksaan bagi anak-anak yang tinggal serumah
- Bila anda tertular patuhilah jadwal pengobatan
- Jangan mengucilkan pasien TB
- Pasien TB yang sudah sembuh dapat bekerja kembali, pasien TB tidak harus diberhentikan
- Jadilah PMO untuk membantu kesembuhan pasien
Prosedur Skrining Mandiri My Besti
Pengisisan Form Skrining Mandiri
Pengguna akan diberikan form untuk diisi sesuai dengan kondisi pengguna
Proses Pengolahan Data Skrining
Pengguna akan diberikan form untuk diisi sesuai dengan kondisi pengguna.
Hasil Pengisian Skrining Mandiri
Setelah diproses sistem, hasil akan keluar pada halaman berikutnya.





